Selasa, 19 November 2013

3 Sumber Dana untuk Modal Usaha

Jangan takut kekurangan dana untuk modal usaha karena sumber dana ada di mana-mana menunggu Anda.
Anggap saja Anda sudah menentukan jenis usaha yang ingin Anda jalankan, memiliki perhitungan yang matang terhadap untung dan rugi, serta telah menganalisis permintaan pasar. Anda juga sudah bisa berhitung jumlah investasi yang harus Anda keluarkan. Tinggal satu tahap lagi yang harus Anda pikirkan: mendapatkan dana untuk modal.

Modal berupa uang bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber. Berikut ini adalah sumber-sumber yang mungkin bisa Anda pelajari.

Tabungan atau investasi pribadi. Sumber dana berupa uang ini meskipun terlihat mudah didapatkan, namun dalam praktiknya, seringkali sulit. Kadang keinginan dan semangat untuk berbisnis datang di saat dana pribadi yang dimiliki minim atau tidak ada sama sekali.

Pinjaman. sumber dana berupa uang ini bisa datang dari bank, pegadaian, atau fasilitas program pembiayaan yang seringkali diberikan oleh pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti program kemitraan dan bina lingkungan. Kementerian Pertanian, misalnya, memiliki program pembiayaan untuk usaha skala kecil menengah. Anda juga bisa melirik program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri, yang sering memberikan bantuan pinjaman berupa uang.

Kemitraan. Sekarang ini disebut dengan angel investor. Anda mencari mitra pemilik modal untuk menjalankan ide-ide yang Anda miliki. Mitra ini bisa datang dari teman atau keluarga Anda, bahkan orang asing sekalipun. Asalkan, business plan yang Anda miliki memang menarik dan memiliki prospek yang besar. sumber disini

3 Cara Berbisnis dengan Modal Minim

Modal minim bukan alasan Anda untuk mengurungkan niat berbisnis. Menurut Hermas Puspito dari Ednovate Marketing, untuk memulai bisnis tidak melulu harus memiliki modal dalam bentuk uang. Setidaknya, bisa dimulai dengan memiliki keyakinan yang kuat akan bisnisnya.
Tiga cara berikut ini bisa menjadi modal pengganti uang untuk Anda yang ingin memulai berbisnis. Jika bisa dijalankan dengan tekun, akan mengantar Anda kepada kesuksesan.

Reseller. Di sini Anda berperan sebagai penjual produk milik orang lain. Biasanya para pemilik produk akan menawarkan sistem ini setelah ia percaya bahwa orang yang dipilih tepat menjadi reseller.

Dropship. Mirip dengan reseller. Hanya saja, Anda tidak perlu memegang atau memiliki produknya karena Anda cukup membantu mempromosikan produk hingga barang tersebut terjual. Anda tinggal melakukan transaksi, sedangkan pengemasan dan pengiriman barang kepada konsumen adalah urusan pemilik produk. Anda akan mendapatkan fee marketing sesuai kesepakatan dengan pemilik produk.

Bisnis Jasa. Pernah Anda bayangkan apa modal seorang penulis sukses? Keahliannya menulis. Ya, Anda pun bisa menggunakan keahlian yang Anda miliki sebagai modal untuk memulai bisnis. Perancang baju, penulis, fotografer adalah beberapa contoh bisnis jasa yang selalu dibutuhkan.sumber dari sini

5 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan

Banyak uang memang tak menjamin Anda dapat mengelola keuangan dengan baik. Tetapi, banyak uang dapat membuat Anda lebih leluasa mengatur keuangan.

Itu sebabnya, saat penghasilan bulanan Anda tak lagi mampu menutupi segala kebutuhan Anda dan keluarga, maka mencari penghasilan tambahan adalah suatu keharusan.

Simak lima cara mendapatkan penghasilan tambahan, berkut ini:

Online. Kalau di kantor Anda dapat mengakses internet, tidak ada salahnya untuk membuka usaha toko online. Untuk awalnya, cukup dengan barang-barang bekas yang Anda atau teman-teman sekantor miliki, misalnya sunglasses, pakaian, tas, aksesori dan sebagainya. Di luar sana ada, lho, penggemar busana seken yang unik dan nyentrik. Yang harus Anda ingat adalah “toko” Anda harus punya nama yang mudah diingat serta distinctive alias beda dengan yang sudah ada. Kedua, kalau produk fashion yang Anda jual, pastikan Anda memiliki ukuran yang standar. Ketiga, foto sedetilnya dan ungkapkan kekurangan barang yang hendak dijual. Kejujuran Anda akan berbuah manis di bisnis online. Terakhir, alokasikan penghasilan Anda untuk kelak jika Anda harus berburu dan membeli stok barang buat toko, karena barang-barang pribadi Anda dan teman sudah habis terjual.

Hobi. Banyak yang menyebut usaha yang melibatkan atau berasal dari hobi sebagai weekend company, alias perusahaan yang dijalankan hanya pada saat akhir pekan. Maksudnya, Anda baru bisa mengerjakan pekerjaan yang diminta klien pada akhir pekan. Apakah hari lain Anda ongkang-ongkang kaki? Tentu tidak, karena Anda harus tetap melakukan promosi dan pemasaran bisnis Anda. Misalnya, dengan memiliki situs sebagai show case online produk Anda , dan sebagainya.

Network. Punya teman banyak ternyata juga modal untuk mendapatkan penghasilann tambahan. Itu sebabnya panting bagi Anda untuk mempunyai kemampuan yang spesifik di suatu bidang, lalu “umumkanlah” ke seluruh teman Anda. Atau, setidaknya, kalau Anda tidak mampu menyediakan jasa atau barang yang dicari, Anda dapat berlaku sebagai middle man/women alias makelar, dan menikmati persentase keuntungan dari kesepakatan yang disepakati. Anda juga bisa berbisnis MLM atau Multi Level Marketing bila memiliki banyak teman. Yang perlu diwaspadai, Anda harus memilih perusahaan MLM yang benar, bukannya yang bermodel money game atau skema ponzi seperti arisan berantai dan sebagainya. Yang harus benar-benar Anda camkan, jangan sampai gara-gara uang, persahabatan bubar.

Bisnis riil. Kalau penghasilan tambahan di atas didapatkan hanya sesekali, dengan memilik bisnis riil Anda dapat memperoleh penghasilan tambahan yang lebih stabil. Membuka jasa foto kopi, warung kelontong, bahkan restoran, dapat Anda lakukan. Jadi, sambil Anda bekerja, mesin uang lain milik Anda tetap bekerja. Tentunya Anda harus pandai-pandai berstrategi agar bisnis riil Anda tidak merugi. Pemilihan jenis bisnis, lokasi, karyawan, sampai fungsi kontrol harus Anda benar-benar perhatikan.

Agen asuransi. Profesi agen asuransi ternyata dapat dijalankan bagi mereka yang masih bekerja di kantor lain. Yang seru, produk asuransi seakarang ini beragam dan semakin terjangkau, sehingga pasar Anda menjadi sangat luas dan hampir tak terbatas. Lagi pula, jumlah agen asuransi dibanding dengan jumlah penduduk Indonesia masih sangat jomplang perbandingannya. Berarti selalu ada kesempatan bagi Anda. Kombinasikan dengan aset Anda berupa network, niscaya Anda akan sukses meraih penghasilan tambahan sebagai agen asuransi. sumber dari sini

Wow, Pendapatan Mahasiswa Yogya Rp 1 Trilun per tahun

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Selama ini Yogyakarta dinyatakan termasuk salah satu 10 provinsi termiskin di Indonesia. Namun, di balik itu ternyata pendapatan mahasiswanya kalau dijumlah bisa mencapai Rp  1 triliun per tahun lewat usaha bisnis online.
Hal itu dikemukakan Ketua STMIK AMIKOM, M. Suyanto dalam acara Pengarahan Gubernur tentang Keistimewaan DIY, di Gedung Pracimosono Kepatihan Yogyakarta, Kamis (27/12).
Data tersebut, dia dapatkan saat melakukan penelitian terhadap sejumlah mahasiswa terutama di STMIK AMIKOM. Data tersebut, kata dia, bisa diperoleh di Kantor Pos Besar Yogyakarta, tempat mereka melakukan transaki pengiriman barang maupun uang.
Menurut Suyanto bisnis online yang mereka lakukan dengan banyak cara, antara lain dengan advertising (iklan) melalui blog. Mereka bekerja sama dengan perusahaan besar diantaranya  google, double click, american online dan lainnya;  dengan affiliate programme atau menjual produk orang lain dan membuat ulasan tentang suatu produk.
Di samping itu, kata dia menambahkan, para mahasiswa berjualan melalui online. ''Pengguna internet di dunia ini sebanyak 2,4 miliar  sehingga ini merupakan pangsa yang menggiurkan. sekarang banyak mahasiswa yang tinggalnya di kos-kosan tetapi bayarnya dollar. Untuk beberapa bisnis seperti affliliate programme mereka tidak perlu modal.
Dikatakan Suyanto, usaha para mahasiswa tersebut memang tidak terdeteksi karena mereka bekerja sendiri tidak mendirikan perusahaan berupa PT maupun CV. Karena itu tidak mengherankan jika mahasiswa yang melakukan bisnis online tersebut pendapatannya bisa lebih dari Rp 10 juta per bulan.
Bahkan, ada yang Rp 35 juta – Rp 100 juta melalui project-project dari luar negeri. Namun dia mengaku belum bisa mendata berapa banyak mahasiswa yang melakukan bisnis online di Yogyakarta.
Menurut Suyanto, sebetulnya bisnis online itu mudah diajarkan dan dikerjakan dan yang paling diperlukan adalah kejujuran dan kedisiplinan. Karena itu dia mengusulkan supaya pemerintah mulai mengimplementasikan hal tersebut kepada masyarakat khususnya para wirausahawan muda.
Karena pola penjualan melalui internet bisa menjadi salah satu cara pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Bahkan penjualan lewat internet bisa dimanfaatkan oleh para pengrajin. ''Saya bisa mengajari bagaimana cara menjualnya,''kata dia. sumber dari disini
Reporter : Neni Ridarineni
Redaktur : Citra Listya Rini